Sabtu, 09 Juli 2011

Membandingkan Lugnut velg standard Aerio / Next G dengan Toyota Yaris

Kebetulan Next G yang baru dibeli velgnya sudah diganti dengan velg Yaris, ternyata terdapat perbedaan pada lugnut kedua velg tersebut yang tidak bisa saling tukar. Salah satu masalah yang ada yaitu untuk ban serep Next G yang masih standard tentu saja tidak bisa menggunakan Lugnut yang terpasang karena beda tipe Lugnutnya, so mesti bawa lugnut yang sesuai bila memang ingin memasang ban cadangan. Berikut newbie sedikit melakukan dokumentasi perbandingannya.

Gambar 1 - tengah lugnut velg Aerio/Next G vs lugnut velg Yaris

Gambar 2 - kiri lugnut velg Yaris, kanan lugnut velg Aerio/Next G

Terlihat dari gambar 1 dan 2 perbandingan lugnut untuk velg Aerio / Next G dengan Yaris. Ilustrasi gambar juga bisa dilihat di gambar 3. Terlihat bahwa lugnut untuk velg Yaris sebagian masuk sebagai pengisi celah antara lubang velg dengan baut roda yang terpasang. Bila memaksakan menggunakan lugnut standard Aerio/Next G pada velg Yaris maka selain resiko velg oblak karena ada celah kosong juga beda pada seat / dudukan velg Yaris yang rata vs lugnut yang tirus. Sebaliknya bila memaksa menggunakan lugnut velg Yaris pada standard velg Aerio/Next G maka seat / dudukan yang berbeda menyebabkan velg tidak tertekan sempurna sehingga ditakutkan lepas, belum lagi drat yang bisa dipegang makin sedikit.
Pada gambar 1 dan 2 nampak pada body lugnut terukir tulisan 12x1.25 yang menandakan ukuran drat yang sama, ukuran drat yang berbeda tentu saja tidak dapat dipasang pada baut dan bila dipaksa akan merusak drat baut roda. Angka 12 menunjukkan ukuran baut atau ukuran lubang dalam lugnut sebesar 12 milimeter, sedangkan angka 1.25 menunjukkan jarak antar drat / ulir adalah 1.15 milimeter.

Baca selengkapnya »

Rabu, 06 Juli 2011

DIY : {DIX} Pasang Water Temp Indikator merk Autogauge pada Aerio 1st gen

sumber : milis AIC

Gambar 1 - Water Temp, Dudukan, Adaptor - Sender
Akhirnya, setelah sekian lama tertunda...

Barang yang dipake Autogauge ukuran 2" warna silver, ada juga yg hitam tapi lebih mahal. Dudukan indikator juga dari Autogauge. Nah yang agak repot tuh bikin adaptor sensor ke selang, hasil kerajinan tangan sendiri. Soalnya kalo beli jadi kemahalan, hampir seharga indikator!!!

Pasang adaptor ga susah kok tinggal potong selang heater, asal mesin ga panas (gambar 3). Yang agak repot ngulur kabel ke dalem.

Ini dia yang mau liat hasil terpasang. Awalnya pengan pasang di ujung kanan dashboard tapi sedikit mengganggu tweeter, akhirnya ditaro diatas aja. Ntar kalo bosen tinggal pindah aja.

Gambar 2 - Indikator Terpasang

Baca selengkapnya »

Selasa, 05 Juli 2011

{aken_adika} Pergantian Master Kopling penyebab tidak bisa pindah gigi transmisi + Carbon Clean

sumber : kaskus

Seminggu yang lalu mobil ane mogok karena ganasnya macet dari tol merak ke bekasi. Aerio ane ngadat ga mau masuk gigi, ane pikir karena panas saja, trus ane dinginin se-jam-an.. tapi masih ga mau juga... akhirnya ane masukin dulu gigi nya baru di starter.. dari tebet jam 12 malam ampe bekasi 1.30
pake gigi 3 terus gan..

besoknya ane bawa ke twin garage (sekre/bengkel BCI) bekasi <== dapat alamat dari inet kena master kopling atas kata mekaniknya... (belanja lagi neh oreo ) sekalian carbon clean dan bersihin Throttle Body rinciannya : 
  1. Master kopling atas ==> 600rb cuma dapet diskon 5% dari harga bandrol epart.
  2. CC pake AMB ==> 250rb
  3. Tune up (tapi itemnya cuma bersihin TB) ==> 100rb
  4. engine conditioner (lupa merk nya ) ==> 65rb kalo ga salah
  5. Hose radiator atas ==> 110rb
  6. Coolant merah wurth ==> 75rb
  7. Packing TB ==> 40rb
  8. ongkos pasang Master kopling + minyak seiken ==> 40rb

Gambar 1 - Master Kopling atas (screen dump epart)

Gambar 2 - Carbon di ruang bakar disedot
Baca selengkapnya »

Senin, 04 Juli 2011

{mugi} Laporan perbaikan bearing tensioner Power Steering dan Power Steering Unit

sumber : milis AIC

Gambar 1 - Bearing Tensioner

Gejala : bunyi agak mengganggu dibawah air filter (dari laher tensioner yang kering) dan ada rembesan oli power stering (di steering unit).
Setelah diteliti akhir diputuskan utk diganti tensioner karena takut macet mendadak. Harga tensioner lumayan mahal 660 ribu dan selang power stering 95 ribu. Yang agak menghawatirkan adalah di power steering karena seal2 di power stering tidak ada dipasaran dan harus ganti 1 set dengan harga 5.8 jt.
Dengan kesabaran mekanik akhirnya tensioner dan power stering bisa terpasang kembali tanpa penggantian 1 set.
Untuk perbaikan power steering dan penggantian tensioner jasanya 250 ribu dilakukan di rumah saja karena ada mekanik langganan, oh ya kebetulan rumah di bandung.
Maaf ya ini hanya sekedar info saja, semoga bermanfaat dan barangkali ada gejala yg sama.

Gambar 2 - Gigi pada steering unit
Baca selengkapnya »

{Niladyo} Ultrasonic Injector Cleaning Aerio di Shop N Drive Surabaya

sumber : milis AIC

Gambar 1 - Tes semprotan injector apakah sudah rata

Gambar 2 - Ultrasonic Injector Cleaning

Injector Cleaner, jadi Nozzle injection-nya dilepas - Aerio ada 4.
Foto close up ada soket hijau untuk aliri listrik di rpm stationer simulasi at 750rpm (Gambar 2 dan 3).
Ujung nozzle ada 4 lubang sebesar jarum, yang harus bagus saat injected fuel ke combustion chamber atau ruang bakar (gambar 4).

Hasilnya enak, stationer lebih tenang, tadi coba jalan bentar udah kerasa tendangannya, ringan sekali. Biasanya rpm 2000 keatas lemot, sekarang udah enak. Ini standar semua ya.
Ini di SND (Shop N Drive) deket Ubaya Tenggilis (Surabaya), biaya cleaning injector 250rb, dan setelah drop in JFC kerasa enak, ganti busi Denso - serinya lupa, enak sekali untuk langsam, gigi 4 di 50kpj juga. Smooth..

Gambar 3 - Proses pemasangan injector pada cleaner

Gambar 4 - Injector

Gambar 5 - Kotoran pada bak Ultrasonic Injector Cleaner

Ada penunjukan bekas kotoran yg diproses via "ultrasonic vibration", ujung jari sebagai penunjuk (Gambar 5), dan nozzle yang saya pegang (Gambar 4).

by Niladyo - AIC

Minggu, 03 Juli 2011

{indexia} FR penggantian Velg my Golden Aira ( Aerio )

Sumber : kaskus, kelanjutan cerita perbaikan velg

Gambar 1 - Hasil Pergantian Velg

nubie mau lapor nih oom ... kemaren ane nyari2 bengkel untuk perbaiki Aira ane ... jalan ngalor-ngidul ketemulah ane bengkel WW Autocarz di kawasan Gn. Sahari .. yang pertama-tama ane minta di spooring 3D dulu coz kemiringan ban belakang Aerio ane -3 derajat untuk yang sebelah kiri dan -1 derajat untuk yang sebelah kanan. (berdasarkan perhitungan komputer)

Gambar 2 - Spooring

Ane juga minta untuk ban belakang kiri untuk diperiksa, ternyata velg bekas las-an gak bertahan lama dan sudah ada bocoran lagi (Ane kirain, selesai spooring masalah terselesaikan ...)

Baca selengkapnya »

Jumat, 01 Juli 2011

How To : Sorting / Buat Playlist lagu pada Flash Disc / SD Card untuk diplay pada MP3 FM Transmitter

Gambar 1 - FM Transmitter dan Flash Disc

Gambar 2 - FM Transmitter dan Flash Disc

Tidak seperti Player MP3 dari USB, ternyata FM Transmitter tidak melakukan proses play lagu sesuai urutan nama lagu / nama file. FM Transmitter ternyata melakukan urutan play list berdasarkan urutan fisik file yang masuk ke flash disc, atau bahasa teknisnya tergantung urutan file tercatat pada index table file structur di flash disc (MBR : Master Boot Record). Untuk mengaturnya terpaksa harus dilakukan proses copy ulang dengan urutan mengcopy disesuaikan dengan playlist lagu. Newbie punya Active speaker yang bisa play dari flash disc (gambar 3) ternyata juga melakukan play list persis seperti FM Transmitter. Hmmmm repot neh apalagi flash disc nya dipake juga buat simpan file data.

Tapi jangan kuatir, ada kok software untuk mengatur playlist tanpa harus hapus atau copy ulang filenya. Idenya adalah mengatur urutan daftar file yang tercatat di Master Boot Record alias MBR. Weleh ruwet dong..... ? tenang softwarenya tinggal pakai kok, ga perlu ngerti soal teknis penyimpanan. O iya ini juga berlaku juga buat SD Card kok. So berikut newbie buat tutorialnya....

Baca selengkapnya »